Praktik aborsi masih kerap terjadi di tengah majunya perkembangan masyarakat dewasa ini.

Pemikiran pada masyarakat modern pun juga semakin terbuka, nilai–nilai cinta juga telah berubah.

Bahkan perilaku bebas yang tak terkendali berakibat semakin melonjaknya praktik aborsi di kota-kota besar bahkan di desa sekalipun.

Sering kali yang menjadi salah satu alasan yang kerap dijadikan pembenaran melakukan aborsi adalah kehamilan di luar pernikahan.

Semakin banyak wanita melakukan aborsi, dan angkanya terus meningkat tajam!

Namun, tahukah Anda kemanakah perginya janin yang digugurkan itu ?

Seperti Sripoku.com lansir dari Erabaru.com karena janin-janin ini belum terbentuk,

dan proses penanganannya juga tidak melanggar hukum, dan tidak ada yang peduli.

Sehingga seringkali dikemas dalam tas, kemudian diproses sesuai dengan pengolahan limbah medis!

Beberapa rumah sakit non-formal, klinik swasta umumnya juga akan langsung mengubur jasad-jasad janin yang digugurkan, atau bahkan langsung dibuang ke sungai.

Kepada kaum Ibu hamil, dikaruniai anak itu adalah anugerah Tuhan, jadi dihimbau janganlah membunuh nyawa yang tak berdosa itu.

Kalau memang belum atau tidak menginginkan kehadiran seorang anak, sebaiknya hindari dengan kontras3psi.

Meski dia belum terbentuk sekali pun juga tetaplah sebuah nyawa, jadi harap dihormati.

Hal-hal yang perlu diperhatkan pasca keguguran/pengguguran

1. Istirahat

Setelah keguguran atau pengguguran sebaiknya istirahat sekitar 2-3 hari, setelah itu bisa beraktivitas seperti biasa, dan sedikit demi sedikit meningkatkan waktu aktivitas.

Jangan melakukan pekerjaan fisik yang berat enam bulan pasca keguguran dan hindari kontak dengan air dingin.

2. Makanan

Umumnya sekujur badan akan terasa lesu setelah keguguran, jadi perlu memenuhinya dengan

beberapa makanan yang kaya protein, vitamin, dan hindari makanan stimulant/perangsang atau makanan yang sifatnya dingin.

3. Menjaga kebersihan vulv4 dan hindari hubungan intim

Menjaga kebersihan vulv4 pasca keguguran, hindari mandi dalam bak sekitar dua pekan pasca operasi,.

Hal ini untuk menghindari air kotor masuk ke dalam v4gina, yang dapat menyebabkan serangan bakteri dan memicu terjadinya infeksi.

Selain itu juga hindari hubungan intim dalam waktu satu bulan pasca keguguran.

4. Kontr4s3psi aktif untuk menghindar kehamilan

Ada yang kembali hamil lagi pada bulan yang sama pasca keguguran, hal ini akan berdampak lebih besar pada tubuh.

Oleh karena itu, pilihlah kontrasepsi yang baik untuk menghindari kehamilan, pengguguran hanya bisa dilakukan sebagai operasi penyelamatan setelah kegagalan kontrasepsi.

Apakah Anda menyukai artikel ini? Jangan lupa untuk membagikannya pada teman Anda! Terimakasih.

Tahukah Anda Kemana Perginya Janin yang Keguguran? Pikirkan Ini Sebelum Nekat Aborsi. Bacalah …..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *